Bab 1 Dasar Dasar Internet
A .Pengertian Internet dan Intranet
1. Internet
Internet merupakan ‘dunia baru’ yang penuh pesona. Sejak diciptakan
pada 1970-an, Internet terus memikat untuk
dieksplorasi, digali, serta
dikembangkan oleh para ahli dan pemerhati
teknologi. Selain sangat terkenal
di berbagai kalangan,
Internet mudah digunakan siapapun, bahkan mereka
yang hanya memiliki pengetahuan relatif
minim. Internet dapat pula menjadi
ajang untuk bergaul yang murah, tempat
mencari informasi tentang dunia
hiburan, pendidikan, dan lowongan kerja yang
terkini karena para penyaji
informasi memiliki kepentingan untuk selalu
memperbaharui informasi yang
disajikannya di Internet.
Internet adalah singkatan dari Interconnection Network
yang secara
harfiah berarti hubungan antarjaringan
komputer (network). Sedangkan,
network sendiri diartikan sebagai suatu sistem
komunikasi data antarkomputer.
Contoh jaringan komputer yang paling
sering ditemukan adalah LAN (Local
Area Network). LAN menghubungkan komputer-komputer
yang berada dalam
suatu areal atau lokasi tertentu, seperti kantor,
sekolah, perusahaan, warnet,
dan lain-lain.
Gambaran sederhana dari Internet adalah beberapa komputer
dihubungkan satu sama lain sehingga membentuk jaringan
komputer
(network). Kemudian, sejumlah network (jaringan komputer)
digabung dan
dihubung-hubungkan lagi sehingga jadilah Internet. Jadi,
pengertian Internet
secara umum (menurut bahasa) adalah
kumpulan dari jaringan komputer
yang terhubung dan bekerja sebagai suatu sistem.
Sedangkan, pengertian
Internet secara khusus adalah suatu jaringan komputer terbesar
di dunia
karena menghubungkan seluruh jaringan komputer yang ada
di dunia ini.
Untuk ringkasnya, Internet adalah jaringan komputer
global, sedangkan
jaringan komputer lokal (LAN) dinamakan Intranet.
2.
Intranet
Intranet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang
menggunakan perangkat lunak Internet dan
protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh
karena itu, sebuah jaringan Intranet memiliki
semua fasilitas yang dimiliki oleh
Internet seperti e-mail, File Transfer Protocol
(FTP), dan lain sebagainya.
Jaringan Intranet merupakan jaringan Internet
yang hanya dimiliki oleh
kelompok atau perusahaan tertentu dan tidak
dapat diakses oleh orang lain.
Tetapi, Intranet juga dapat terkoneksi ke
Internet sehingga memungkinkan
pertukaran informasi dan data
dengan jaringan Intranet lainnya (Internet
working) melalui backbone
Internet.
Intranet sangat mudah diterapkan, dipelajari,
dikembangkan, dan
dikonfigurasi ulang. Salah satu hal yang
terpenting dalam Intranet adalah
keamanan jaringan (network security). Isu ini sangat sensitif karena
jaringan
telekomunikasi komersial yang dipakai
bersifat umum (public
service
communication network) sehingga rentan penyusupan dan
penyadapan
jaringan serta pembajakan data. Sejumlah teknologi keamanan
canggih
terus dikembangkan, seperti firewall dan
enkripsi sehingga menjadi kelebihan
tersendiri ketika diterapkan dalam Intranet.
Intranet mulai didengung-dengungkan pada
pertengahan 1995 oleh
beberapa penjual produk jaringan yang mengacu pada
kebutuhan informasi
dalam bentuk web di dalam perusahaan. Intranet merupakan
jaringan
komputer dalam perusahaan yang menggunakan komunikasi
data standar
seperti dalam Internet. Artinya, semua fasilitas Internet
dapat digunakan
untuk kebutuhan dalam suatu organisasi atau komunitas.
Bab 2
Perangkat Jaringan dan Koneksi Internet
A.
Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer
individu (personal
computer) yang dihubung-hubungkan
dengan menggunakan protokol
Transmission Control
Protocol/Internet
Protocol (TCP/IP). Berdasarkan
kriterianya, jaringan komputer dibagi menjadi
empat kelompok, yaitu jaringan
komputer lokal, jaringan komputer
metropolitan, jaringan komputer skala luas,
dan interjaringan. Berikut ini adalah
penjelasan tentang kelompok jaringan
tersebut.
1.
Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network atau LAN)
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan
milik pribadi di dalam
sebuah gedung atau kampus yang berukuran
sampai beberapa kilometer.
Jarak yang dapat dijangkau oleh LAN kurang
lebih 10 km. LAN sering
digunakan untuk menghubungkan
komputer-komputer pribadi dan workstation
dalam kantor, sekolah, atau pabrik-pabrik
untuk memakai resource secara
bersama (misalnya, printer atau scanner)
dan saling bertukar informasi. LAN
dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya
berdasarkan tiga karakteristik,
yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan
topologinya.
Keuntungan dari jaringan LAN adalah sebagai berikut:
a. Pertukaran file dapat dilakukan dengan
mudah (file sharing).
b. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client
(printer sharing).
c. File-file data dapat disimpan pada server sehingga data dapat diakses
dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari
semua karyawan yang
dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan
sehingga
keamanan data terjamin.
d. File data yang keluar atau masuk dari dan ke server
dapat dikontrol.
e. Proses backup data menjadi lebih mudah dan
cepat.
f. Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi
sangat kecil
sekali.
g. Komunikasi antarkaryawan dapat dilakukan dengan
menggunakan
e-mail dan chat.
2.
Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network
atau
MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan
dengan area
lebih luas dari LAN, dapat terdiri dari dua
atau lebih LAN yang dihubungkan
bersama-sama dalam batas-batas tertentu,
misalnya dalam suatu kawasan
metropolitan atau satu kota. Jarak maksimum
yang dapat dijangkau oleh
MAN adalah 80 km. MAN dapat mencakup kantor-kantor
perusahaan yang
berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk
keperluan pribadi (swasta) atau
umum. MAN biasanya mampu menunjang data dan
suara, bahkan dapat
berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
MAN hanya memiliki sebuah
atau dua buah kabel dan tidak mempunyai
elemen switching yang berfungsi
untuk mengatur paket melalui beberapa output
kabel.
Keuntungan jaringan MAN adalah:
a. Dapat berhubungan dengan jaringan televisi
kabel.
b. Jangkauan lebih luas dari LAN.
c. Lebih irit kabel jaringan, karena tidak
terlalu membutuhkan banyak kabel
jaringan
3.
Jaringan Komputer Skala Luas (Wide Area Network atau
WAN)
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang
mempunyai jangkauan
area sangat luas, misalnya antarpulau,
negara, benua, bahkan ke luar
angkasa. Contoh WAN yang sangat terkenal
adalah Internet. Tetapi, WAN
dapat juga menjadi network pribadi.
Sebagai contoh, suatu perusahaan
yang memiliki kantor-kantor di berbagai
negara dapat memiliki WAN yang
menghubungkan kantor-kantor tersebut melalui
hubungan telepon, satelit,
dan teknologi-teknologi lainnya. Biasanya,
WAN terdiri dari banyak LAN yang
diinterkoneksikan.
Keuntungan jaringan WAN adalah sebagai
berikut:
a. Server kantor pusat dapat berfungsi
sebagai bank data dari kantor
cabang.
b. Komunikasi antarkantor dapat menggunakan e-mail
dan chat.
c. Dokumen atau file yang
biasanya dikirimkan melalui faksimile ataupun
paket pos, dapat dikirim
melalui e-mail dan transfer file dengan biaya
yang relatif murah dan dalam jangka waktu
yang sangat cepat.
d. Pooling dan updating data
antarkantor dapat dilakukan setiap hari pada
waktu yang ditentukan.
4.
Interjaringan (Interconnection Network atau Internet)
Internet merupakan sekumpulan jaringan
komputer yang terhubung.
Pada umumnya, untuk membangun sebuah jaringan
Internet membutuhkan
peralatan jaringan, seperti repeater (penguat
sinyal), bridge (penghubung
antarjaringan), router (pengatur lalu
lintas dalam jaringan), dan gateway.
Komputer yang terkoneksi ke Internet
merupakan bagian jaringan.
Komputer terhubung ke Internet dengan
menggunakan modem yang
terkoneksi ke sebuah Internet Service
Provider (ISP). Kemudian, ISP
akan terkoneksi ke dalam sebuah jaringan yang
lebih besar, dan demikian
seterusnya. Jadi, Internet merupakan jaringan
yang berisi jaringan.
Jika pengguna yang ingin terkoneksi ke
Internet menggunakan ISP,
maka ISP harus menyediakan tempat atau
terminal yang digunakan untuk
mengakses jaringan yang disebut Point of
Presence (POP).
Bab 3 Akses Internet
A.
Perangkat Lunak untuk Mengakses Internet
Pada dasarnya, Internet berisikan berbagai
macam informasi yang
disajikan dalam suatu website. Untuk dapat
mengakses website tersebut,
kamu membutuhkan browser (perangkat lunak
yang digunakan untuk
mengakses Internet). Ada beberapa browser
yang dapat digunakan untuk
mengakses Internet, di antaranya adalah
Internet Explorer, Mozilla Firefox,
Opera, Google Chrome, dan Netscape Navigator.
Browser yang paling banyak
digunakan saat ini adalah Internet Explorer
dan Mozilla Firefox. Berikut ini
adalah penjelasan tentang browser tersebut.
1.
Internet Explorer
Internet Explorer merupakan browser bawaan
dari sistem operasi
Windows. Saat ini, Internet exploler sudah
mengeluarkan berbagai versi.
Versi yang terakhir saat ini adalah Internet
Explorer versi 8. Hasil survey
yang dilakukan oleh perusahaan WebSideStory
sebagai penganalisa web,
menunjukkan bahwa pengguna Internet Explorer
saat ini mencapai 93,7%.
Oleh karena itu, Internet Explorer dinyatakan
sebagai browser yang paling
banyak digunakan oleh para pengakses
Internet.
Internet Explorer banyak digunakan oleh para pengakses
Internet untuk
melakukan browsing karena memiliki
kelebihan-kelebihan seperti berikut:
1) Internet Explorer tidak memerlukan memori komputer
yang terlalu
besar sehingga tidak menghambat alur kerja program lain
yang sedang
berjalan secara bersamaan dengan program Internet
Explorer.
2) Jika komputer menggunakan sistem operasi Windows,
Internet
Explorer sudah secara otomatis terinstal. Oleh karena
itu, tidak perlu
menginstalnya terlebih dahulu.
3) Internet Explorer sudah terintegrasi dengan Microsoft
Outlook ataupun
Outlook Express sehingga lebih memudahkan untuk mengirim
dan
membaca e-mail.
Selain memiliki kelebihan, Internet Explorer juga
memiliki beberapa
kekurangan, di antaranya adalah:
1) Ukuran aplikasinya besar, dapat mencapai 80 Mb.
2) Belum terintegrasi dengan berbagai perangkat lunak download
manager,
seperti Internet Download Manager, Flash Got, Free
Download Manager,
dan lain sebagainya.
3) Fitur-fiturnya masih sedikit jika
dibandingkan dengan Mozilla Firefox.
4) Kecepatan dalam melakukan browsing masih lebih
lambat jika
dibandingkan dengan Mozilla Firefox.
5) Hanya dapat digunakan pada komputer yang menggunakan
sistem
operasi Windows, sedangkan pada sistem operasi Linux dan
Mac tidak
bisa menggunakannya.
Bab 4 Menjelajahi Internet
A.
Memperlancar Browsing
Terkadang muncul masalah ketika mengakses
Internet, misalnya waktu
yang relatif lebih lama atau bahkan kegagalan
dalam mengakses atau
mendownload data. Untuk itu, kamu
harus mengetahui cara-cara yang tepat
dalam mengakses Internet agar semuanya
berjalan dengan lancar. Berikut ini
adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk
memperlancar pencarian
atau akses Internet.
1.
Hindari Jam Sibuk
Jika mungkin, jangan melakukan browsing pada
jam-jam sibuk (biasanya
jam kerja antara pukul 09.00-17.00) agar
browsermu tidak ‘terjebak kemacetan’
lalu lintas di dunia maya. Pada jam-jam
itulah banyak orang yang mengakses
Internet.
2.
Tambahkan Cache Browser
Pada waktu kamu mengunjungi suatu situs,
Internet Explorer
menempatkan kode HTML dan
grafik dari situs tersebut pada cache.
Cache membantu Internet Explorer
bekerja lebih cepat pada saat kamu
mengklik tombol Back. Agar proses
browsing menjadi cepat, kamu perlu
mengalokasikan jumlah space pada harddisk
yang memadai untuk cache.
Caranya adalah sebagai berikut:
1) Pilih menu Tools pada Internet Explorer.
2) Pilih Internet Options.
3) Pilih tab General. Pada kotak dialog Internet Options.
4) Pada bagian Temporary Internet Files, klik Settings.
5) Di bawah Amount of disk space to use, geser tombol ke arah
kanan. Alokasikan sekitar 5 % dari space (ruang)
pada harddisk
untuk cache.
6) Tekan OK untuk mengakhiri.
1. Mengaktifkan Microsoft Powerpoint 2003
Untuk mengaktifkan Microsoft Powerpoint 2003, ikutilah langkah langkah berikut ini
1) Klik tombol Start
2) Pilih all Programs , kemudian pilih Microsoft Office
3) Pilih Microsoft Office Powerpoint 2003
4) Jendela Microsoft PowerPoint 2007 akan ditampilkan dan siap digunakan.








